pks.or.id | pk-sejahtera.org | peta situs | kontak

Home » Berita


Selasa, 20/10/2009 18:44:48 | 1.819 hit | Versi Cetak | Email ke Rekan

PKS DKI Bangun Rumah Sederhana dan Sekolah Darurat

“Alhamdulillah, sekolah darurat sudah beroperasi sejak dua hari lalu. Pelayanan kesehatan masyarakat juga terus berlangsung, bahkan mendapat tambahan tenaga medis dari Jawa Timur dan Malaysia ,” terang Yohanes.


PK-Sejahtera Online: Gempa yang mengguncang Sumatera Barat di penghujung September lalu, masih banyak menyisakan reruntuhan. Bangunan gedung perkantoran, rumah, sekolah bahkan fasilitas umum lainnya banyak yang belum bisa berfungsi seperti sediakala. Tim Crisis Centre Gempa Sumatra Barat (CCGS) bentukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta, bekerjasama dengan relawan DPW Sumatera Barat, hingga Jum’at (16/10) masih terus menyelesaikan pembangunan rumah tinggal sederhana dan sekolah darurat bagi para pengungsi korban gempa Sumbar. Perlu diketahui, bahwa DPW PKS DKI Jakarta telah memberangkatkan dua puluh lima orang relawan gelombang pertama, sebagai Tim Perintis ke Padang Sumatera Barat dua pekan silam.

Segala aktifitas relawan CCGS terpusat di Jalan Pasar Sungai Geringging, Kecamatan Sungai (Sei) Geringging, Kabupaten Padang Pariaman. Sebagaimana diketahui, bahwa kecamatan ini merupakan wilayah yang mengalami kerusakan terparah. “Setelah menyelusuri berbagai wilayah, maka Kami putuskan memilih Kecamatan Geringging. Karena kerusakan sangat parah, namun bantuan baik dari pemerintah maupun swasta belum mencukupi kebutuhan para korban”, ujar Sigit Sugito Koordinator Tim CCGS. Sigit menambahkan, jarak wilayah yang cukup jauh dari kota menjadi salah satu kemungkinan penyebab kurang tercukupinya bantuan yang disalurkan. Penyaluran bantuan yang tidak merata membuat para korban di Kecamatan Geringging hanya tinggal di tenda-tenda yang tidak layak dengan makanan ala kadarnya. Gorsidah, salah seorang warga korban gempa, mengapresiasi turunnya Tim relawan PKS di lokasi terparah ini. “Terimakasih kepada PKS yang telah membantu, karena hingga saat ini hanya PKS (satu-satunya partai politik –red) yang turun langsung untuk membantu kami,” ujarnya.

Saat ini tim relawan telah membangun beberapa rumah tinggal sederhana bagi para pengungsi dan sebuah sekolah darurat. Tim Relawan PKS juga menyelenggarakan kegiatan lain, seperti pelayanan kesehatan gratis, penyaluran bantuan logistik, hingga pembenahan sarana ibadah agar layak digunakan kembali. “Alhamdulillah, sekolah darurat sudah beroperasi sejak dua hari lalu. Pelayanan kesehatan masyarakat juga terus berlangsung, bahkan mendapat tambahan tenaga medis dari Jawa Timur dan Malaysia ,” terang Yohanes Wempi selaku ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Padang Pariaman. Yohanes Wempi juga tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman periode 2009-2014.

Program selanjutnya, CCGS akan kembali mengirimkan tim relawannya. Rencananya, tiga puluh orang relawan gelombang kedua akan diberangkatkan pada Hari Rabu (21/10) mendatang. “Tim ini juga sekaligus akan menggantikan Tim Perintis yang saat ini masih di Sumatra Barat”, terang Koordinator CCGS, Agus Sudjatmiko saat evaluasi tim di Jakarta . Agus menambahkan tentang rencana pelaksanaan program berkesinambungan CCGS. “Insya Allah kami akan terus mengevaluasi program relawan, serta mengoptimalkan bantuan”, kata Agus. Mewakili DPW PKS DKI Jakarta, Agus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader dan masyarakat, yang telah menyalurkan segala bentuk bantuan kepada korban gempa melalui tim CCGS. “Terima kasih atas segala partisipasinya. Bantuan dapat terus disalurkan melalui tim kami (CCGS-red), dan semoga saudara-saudara kita di sana (Sumbar-red) segera pulih kembali kondisinya”, tutup Agus. (rs)


Pengirim: Ningsih Update: 20/10/2009 Oleh: Ningsih